Tidak ada yang bermalas-malasan di sini, mereka hanya memanfaatkan waktu kosong untuk istirahat. Ya, dalam misi pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu di hari kelima kemarin, pencarian terpaksa dihentikan sementara.
Tak ada penyelaman hari itu oleh tim Basarnas dan para relawan lantaran cuaca buruk. Mereka memanfaatkan waktu kosong dengan beristirahat untuk menghimpun tenaga kalau-kalau cuaca kembali membaik mereka sudah siap melaksanakan tugas. Bagi para relawan bisa istirahat seperti ini adalah sebuah privilege.
Mereka memang kelelahan karena dalam satu hari bisa 3-4 shorty penyelaman di dalam laut dengan arus cukup kencang dan jarak pandang yang kurang baik. Penyelaman seperti itu dibutuhkan stamina yang prima.
Saya saja saat fun dive dalam satu shorty rasanya badan seperti dikuras habis staminanya, itupun dengan arus tenang dan jarak pandang yang baik, apalagi mereka bisa lebih dari 2 shorty per hari.
Memang dalam kegiatan seperti ini dibutuhkan mental yang tangguh dan tidak cengeng, jangan mengharapkan kondisi ideal dengan segala kenyamanan yang hanya ada di imajinasi.
Mereka berjuang untuk kemanusiaan tidak berharap belas kasih, mereka hanya berniat membantu, tak lebih.
.
.
Sumber : Instagram









0 komentar:
Posting Komentar