a

https://terasotomotif.blogspot.com/

Senin, April 09, 2018

Valentino Rossi Abaikan Permintaan Maaf Marc Marquez



Termas de Rio Hondo - Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, sempat terjatuh dari motornya akibat bersenggolan dengan Marc Marquez pada MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (9/4/2018). 
Insiden antara kedua pebalap terjadi ketika memasuki putaran ke-19. Marquez tengah berusaha menyalip Rossi yang berada di posisi ketujuh. Namun, The Baby Alien tampil terlalu agresif sehingga menyenggol sisi kanan motor pebalap asal Italia tersebut.
Akibat keseimbangan yang terganggu, Rossi kemudian terjatuh. Marquez yang mengetahui insiden tersebut menunjukkan isyarat meminta maaf dengan cara mengangkat tangannya sambil tetap melanjutkan balapan.
Setelah balapan berakhir, Marquez langsung berinisiatif menghampiri Rossi yang berada di paddock-nya. Namun, usaha sang pebalap untuk menemui Rossi dan meminta maaf menjadi sia-sia. Marquez mendapat hadangan dari sejumlah staf Yamaha.

Marc Marquez kemudian kembali ke paddock-nya setelah gagal menghampiri Rossi. Insiden yang melibatkan kedua pebalap itu bukan hanya kali ini terjadi di MotoGP.
Momen awal perseteruan kedua pebalap bermula pada MotoGP Sepang 2015. Awalnya, Rossi menuduh Marquez yang dinilai membantu Jorge Lorenzo menjadi juara dunia.
Marquez dan Valentino Rossi kemudian terlibat perselisihan di lintasan. The Doctor dianggap sengaja menendang Marquez hingga terjatuh di Sepang. Akibatnya, Rossi dihukum start dari posisi buncit di MotoGP Valencia hingga akhirnya gagal menjadi juara dunia.

Sumber : https://www.liputan6.com

Kamis, April 05, 2018

Dirancang Bergaya Retro, Kawasaki Z900 RS Dibanderol Rp324 Juta



KAWASAKI bergaya retro-modern, Z900 RS sudah meluncur di India. Unit tersebut dibanderol 15,3 lakh atau sekira Rp324 juta. Sepeda motor ini tersedia dalam dua warna, yakni Candytone Brown dan Candytone Orange. Sementara desain Z900 RS terinspirasi dari Kawasaki Z1 tahun 1970an.


Dilansir dari Indianautosblog pada Rabu (4/4/2018), tenaga Kawasaki Z900RS berasal dari mesin 948 cc in-line empat silinder. Dapur pacu itu mampu menghasilkan 111 PS pada 8,500 rpm dan 98,5 Nm pada 6.500 rpm. Mesin itu memiliki transmisi 6-percepatan dengan bantuan kopling licin.

Lebih lanjut, ban depan diapit garpu terbalik 41 mm yang dilengkapi peredaman rebound, dan penyesuaian preload musim semi. Bagian belakang dilengkapi dengan back-link horizontal, monoshock bermuatan gas dengan peredaman rebound dan penyesuaian preload musim semi.

Di sistem pengereman terdapat cakram ganda 300 mm dengan kaliper radial di depan dan satu cakram 250 mm di belakang. Lalu kapasitas tangki bahan bakar mencapai 17 liter. Secara keseluruhan, bobotnya 215 Kg.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Kawasaki akan membawa motor tesebut ke ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 yang dimulai 19 April mendatang di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta. Menarik untuk dilihat motor bergaya klasik tersebut.

Sumber : https://news.okezone.com/autos

8 Motor KTM yang Bakal Mejeng di IIMS 2018




JAKARTA - Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 bakal disesaki berbagai pabrikan motor. Seperti Suzuki, Honda, Kawasaki, Yamaha, hingga KTM Indonesia.
KTM yang merupakan pabrikan asal Austria hadir melalui distributor resminya, PT Penta Jaya Laju Motor. Semua lini produk andalan KTM siap mejeng di IIMS untuk menarik animo pengunjung.
“Iya kami ikut IIMS tahun ini,” ujar Mira Fiori, Deputy Manager PT Penta Jaya Laju Motor saat dihubungi indonesianmotorshow.com, Senin (2/4/2018). Namun KTM tidak akan meluncurkan produk baru pada ajang tersebut. Produk andalannya seperti KTM Duke dan KTM RC akan hadir di booth KTM.
Dikutip dari laman resmi IIMS pada Kamis (5/4/2018), saat ini di Indonesia ada 8 model produk KTM yang dipasarkan. Mulai dari Duke 200, RC 200, Duke 250 Black, New Duke 250 ABS, New Duke 390, RC 390, New Duke 250 Non ABS, dan RC 250.
Nah, ingin tahu ada promo menarik apa di booth KTM selama IIMS 2018berlangsung? Tunggu laporan berikutnya dari ajang IIMS 2018 mulai 19 April hingga 29 April mendatang di Jakarta International Expo, Kemayoran.

Sumber : https://news.okezone.com/autos

Kakorlantas: Jangan Harap Ada Pemutihan SIM seperti STNK




Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Royke Lumowa memastikan berita soal pemutihan untuk Surat izin Mengemudi (SIM) untuk golongan A, B, dan C melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp adalah hoaks alias tidak benar.

Bahkan mantan Kepala Polisi Daerah Papua Barat tersebut menegaskan pemutihan untuk SIM adalah suatu hal yang tidak akan mungkin terjadi.
"Tetap harus ujian (jika SIM mati)," ungkap kepada Liputan6.com, Kamis (5/4/2018). Lebih lanjut Royke menyatakan, pemutihan bisa saja terjadi jika hal tersebut terkait dengan pajak atau pembayaran seperti pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Dan itu pun tergatung kebijakan kepala daerah.

"Kalo namanya SIM bukan semata membayar, tapi bagaimana dia mampu mengemudi atau tidak. Dia harus punya kompetensi mengemudi, jadi harus lulus ujian," tuturnya.

Hoaks
Kasi Satpas SIM Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar menegaskan, kabar pemutihan SIM (Surat Izin Mengemudi) yang beredar di media sosial tidak benar alias hoaks.

“Itu hoaks,” kata Kompol Fahri kepada Liputan6.com dalam pesan singkatnya, Rabu (4/4/2018). Fahri menyatakan, semenjak dirinya menjabat sebagai anggota satuan kepolisian, belum pernah ada perihal pemutihan SIM baru.

Sebaliknya, dia menyatakan jika ada masyarakat yang ingin membuat SIM atau membuat SIM baru karena masa kedaluwarsa maka harus mengikuti persyaratan administrasi dan mekanisme penerbitan SIM baru.

Adapun bunyi pesan berantai dalam aplikasi WhatsApp yaitu:
"ADA PEMUTIHAN SIM.. Yg MATI.. Untuk Gol : (SIM. A, B, C) di POLWIL/polres Masing 2 Daerah. Berlaku Mulai Tgl 2 - 07 April 2018.. TOLONG.. di BANTU Share Ya.. Agar yg MEMILIKI Sim Mati Bisa di Perbarui Tanpa MENGULANG Tes tulis & praktek Lagi..Berlaku di Seluruh indonesia," begitu pesan WA yang beredar.

Sumber : http://www.liputan6.com/otomotif

Trik Mudah Copot Stiker Tanpa Meninggalkan Sisa Lem di Bodi





Pasang decal (stiker) menjadi salah satu cara mudah dalam melakukan modifikasi ringan agar tampilan kendaraan nampak lebih menarik. Karena tidak permanen, penggunaan stiker lebih diuntungkan karena jika sudah bosan tidak melepasnya saja.

Nah, proses melepas stiker ini sebenarnya merupakan tindakan yang sulit-sulit mudah. Kendala yang paling sering terjadi adalah lem dari decal yang tertinggal di bodi, sehingga pengerjaan menjadi dua kali dan cukup sulit untuk membersihkan lem tersebut.

Menurut Eko Prasetyo dari Echo Sticker yang berlokasi di Jalan Veteran Pasar 6, Helvetia, Medan, Sumatera Utara, untuk melepaskan decal tidak membutuhkan banyak alat. Namun, trik yang sebenarnya terletak pada cara menarik decal.

"Sebenarnya tidak ada cara khusus. Hanya saja kalau bisa saat menarik decal jangan dengan posisi ditarik ke belakang tapi diangkat ke atas," jelas Eko.
Dengan demikian, lem bekas decal tak bakal tertinggal. Kalaupun ada yang tertinggal menurut Eko jumlahnya tidak terlalu banyak.

"Karena kalau ditarik ke belakang, lem bakal tertinggal di bodi. Kalau ditarik ke atas, kemungkinan lem tidak akan tertinggal sepenuhnya," jelas Eko.
Decal yang sudah terlepas sendiri tentunya tak akan bisa digunakan lagi. Lantaran lemnya sudah tak mampu lagi menempel dan biasanya bentuknya sudah tak bagus.
"Sudah pasti tidak bisa terpakai lagi," tandasnya.

Sumber: Otosia.com



Kawasaki Akhirnya Merilis Ninja 400, Stok Terbatas





Nama Kawasaki Ninja telah dikenal di Indonesia. Terbukti dengan penjualannya yang selalu menguasai segmen sport fairing 250cc. Namun, raihan tersebut tak membuat PT Kawasaki Motor Indonesia untuk mendatangkan Ninja 400 ke tanah air.
Malahan, bikers di India bisa merasakan performanya lebih dulu. Pasalnya, Kawasaki India baru saja merilis Ninja 400. Mereka menyasar segmen di antara kelas moge pemula dan berpengalaman.
Hal itu disampaikan oleh Yutaka Yamashita, Managing Director of India Kawasaki Motors kepada auto.ndtv.com. Sebelumnya, pabrikan asal Jepang ini telah memasarkan Ninja 300 dan Ninja 650.



Ia juga mengatakan bahwa motor ini akan dijual dalam jumlah yang terbatas. Pemesanan Ninja 400 ini juga telah dibuka dan akan dikirimkan pada konsumen dalam beberapa minggu ke depan.
Mengenai dapur pacu, motor sport fairing ini menggunakan mesin 2 silinder 399cc dengan transmisi 6-kecepatan dan disertai slipper clutch. Konfigurasi itu mampu menyemburkan tenaga sebesar 44,4 hp dan torsi 38 Nm.
Beralih ke desain, tampilan Ninja 400 serupa dengan Ninja 250. Bahkan, rangka yang mengadopsi milik H2 juga terpasang pada motor baru tersebut. Di India, motor ini dijual seharga 469.000 rupee atau sekitar Rp100 jutaan

Sumber  : https://www.otosia.com/

Rabu, April 04, 2018

Bocoran Spesifikasi Toyota C-HR Edisi Indonesia


VIVA – Toyota C-HR diinformasikan siap meramaikan pasar otomotif Tanah Air dalam waktu tidak lama lagi. Mobil ini bahkan sudah bisa dipesan di diler resmi mobil Toyota di Indonesia.
"Kalau untuk foto dan brosur enggak pegang. Tapi, saya kirimkan data spesifikasi mobil C-HR saja ya," kata salah seorang tenaga penjual Toyota di Jakarta yang enggan dicantumkan namanya kepada VIVA, Rabu 4 April 2018.
Dari data spesifikasi yang diterima, diketahui C-HR yang akan dijual di Indonesia didatangkan dari Thailand dalam kondisi utuh. Mobil ini menggendong mesin berkapasitas 1.800 cc dengan transmisi otomatis CVT. 
Toyota C-HR memiliki lima pilihan warna. Terdiri dari dua warna spesial, yakni Red Mica with Black dan Blue Mica with Black, serta warna umum seperti perak, putih dan hitam.
Dibanderol di kisaran Rp450-500 juta, mobil ini sudah mengusung banyak fitur canggih. Pada eksterior, ada lampu proyektor, smart entry dan kamera parkir.


Bagian kabinnya dikombinasikan warna hitam dan coklat. Setir dapat diatur tinggi rendah serta jaraknya ke pengemudi. Audio sudah ada fitur Miracast, dan pengemudi bisa mengatur volume serta lagu melalui setir.
C-HR yang hadir di Indonesia sudah dibekali dengan tujuh kantung udara, rem parkir elektrik serta sistem yang dapat mendeteksi tindakan pembobolan.
Saat VIVA coba mengonfirmasi kehadiran serta informasi spesifikasi Toyota C-HR tersebut, Executive  General Manager PT Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto enggan berkomentar banyak.
"Belum ada informasi secara resmi dari TAM ya," kata Soerjo.



Lupakan Qatar, Marquez Tak Mau Kendur di Argentina




Termas de Rio Hondo, KOMPAS.com – Setelah keseruan di laga pembuka sirkuit Losail, Qatar, seri kedua bakal terlaksana akhir minggu ini di sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, 6-8 April 2018. Hanya berhasil menjadi runner up pada GP Qatar kemarin, setelah pertarungan sengit dengan Andrea Dovizioso, pebalap Repsol Honda Marc Marquez bakal bekerja keras untuk menjadi lebih cepat dan merebut podium pertama. "Kami memulai musim dengan hebat dan menyelesaikan podium di Qatar, dan kami juga punya hasil tes positif di Jerez pekan lalu. Saya merasa senang saat ini, dengan motor saya dan bagaimana tim saya bekerja. Namun ingat, ini baru awal dari musim yang sulit,” ujar Marquez dari Motosport.com, Selasa (3/4/2018). "Kami menunggu dan melihat bagaimana kelanjutan di sirkuit yang berbeda, dimulai dari Termas pekan ini. Saya suka trek Argentina dan saya menikmati suasana bersama para fans, yang selalu sangat bersemangat memberik dukungan, tetapi kami tidak boleh menurunkan kewaspadaan kami,” kata Marquez. 

Sedikit melihat masa lalu, pada 2014 dan 2016 Marquez Marquez berhasil menang di Argentina, meski sempat mengalami bentrokan denga Rossi. Namun, tidak ada pebalap Repsol Honda yang mencapai garis finis tahun lalu, di mana Marquez dan Pedrosa harus terjatuh di tikungan yang sama. "Setelah kegembiraan dari balapan pertama, sekarang saatnya untuk tenang, berkonsentrasi, dan bekerja keras untuk mencoba dan menjadi lebih cepat,” ujar Marquez. "Saya pikir kompetisi ini sangat terbuka, dengan banyakya saingan kuat yang punya kesempatan bisa juara. Pada saat ini semuanya tampak sangat sama, dan selama musim ini kita akan melihat siapa yang mampu meningkatkan diri, dan secara konsisten tetap di depan," tutur Marquez.